Cara Tepat Menetaskan Teluar Artemia Sebagai Makanan Ikan Hias Usia 0-2 Minggu

Cara Tepat Menetaskan Teluar Artemia Sebagai Makanan Ikan Hias Usia 0-2 MingguArtemia merupakan makanan ikan alami yang biasa digunakan pada usaha pembenihan ikan hias, karena memiliki kandungan nutrisi yang sangat tinggi dan juga memiliki ukuran yang sangat kecil sesuai dengan bukaan mulut burayak ikan. Artemia termasuk kedalam jenis Zooplankton yang hidup pada perairan asin.

Artemia yang dijual dipasaran biasanya berbentuk kalengan yang berisi telur kista yang harus ditetaskan lagi sebelum diberikan kepada burayak ikan hias anda. Daya tetas artemia berbeda-beda tergantung dari merk yang kita gunakan. Ada beberapa merk artemia yang dijual dipasaran seperti Arcyst dengan daya tetas 60-65%, mackay dengan daya tetas sekitar 70-75% dan juga supreme golden west dengan daya tetas diatas 80%. Namun itu semua tergantung dari cara penanganan kita sendiri pada saat penetasan, jika pentesan yang kita lakukan kurang baik maka sekalipun menggunakan artemia dengan daya tetas tinggi maka hasilnya tidak akan seperti yang kita harapkan. Untuk itu pada kesempatan kali ini, kami akan memberikan anda cara yang tepat untuk menetaskan artemia agar bisa mendapatkan daya tetas yang maksimal, sehingga akan cukup untuk memenuhi kebutuhan pakan ikan hias usia 0-2 minggu.

Cara Menetaskan Teluar Artemia yang Tepat

Sebelum kita menetaskan teluar artemia, ada beberapa hal yang harus kita perhatikan dan kita siapkan terlebih dahulu. Agar proses penetasan berjalan dengan lancar dan mendapatkan daya tetas yang tinggi yaitu:

  • Garam

Usahakan kita menggunakan garam laut, atau garam ikan yang biasa di temukan di tempat ikan hias. Untuk kadar garam yang diperlukan dalam penetasan artemia adalah 2-3 sendok makan untuk 1 liter air.

  • PH

Ph untuk penetasan artemia yang bagus adalah 8,0 atau lebih tinggi. Jika PH air ditempat anda kurang maka anda dapat menambahkan magnesium sulfat dengan takaran ½ sendok teh untuk satu liter air.

  • Cahaya

Cahaya diperlukan untuk memicu mekanisme menetas pada embroi, biasanya dibutuhkan beberapa jam saja pada awal penetasan.

  • Aerasi

Areasi yang konstan sangat diperlukan agar menjaga artemia tetap hidup serta memberikan oksigen yang cukup untuk artemia menetas.

  • Wadah Penetasan

Usahakan wadah untuk menetaskan artemia menggunakan wadah berbentuk V atau kerucut dan memiliki ujung kerucut yang transparan. Ini diperlukan agar mempermudah pada saat pemanenan. Karena artemia yang telah menetas akan berkumpul dibawah dan cangkang telur akan ada di permukaan air.

Nah, setelah beberapa hal diatas anda perhatikan dan anda siapkan maka tahap selanjutnya adalah dengan mengisi air pada wadah penetasan, kemudian anda masukan garam yang telah disiapkan dan sebelumnya telah di ukur terlebih dahulu berapa yang dibutuhkan. Kemudian setelah garam terlaut berikan aerasi selama 2 jam. Kemudian setelah dilakukan aerasi selama 2 jam maka masukan telur artemia yang akan kita tetaskan. Usahkan areasi konstan dan kuat agar teluar dalam wadah teraduk rata. Beri penyinaran selama 2-3 jam. Telur artemia akan menetas dan dapat kita panen setelah 18—24 jam penetasan.